DAERAHHEADLINENASIONALPERISTIWA

Seskab Teddy Sebut Presiden Terus Memonitor Pemulihan Pasca-Bencana Sumatera

×

Seskab Teddy Sebut Presiden Terus Memonitor Pemulihan Pasca-Bencana Sumatera

Sebarkan artikel ini
Seskab Teddy Indra Wijaya saat konferensi pers terkait Percepatan Pemulihan Pasca-Bencana Sumatera digelar di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Sumber Foto: setkab.go.id)
Seskab Teddy Indra Wijaya saat konferensi pers terkait Percepatan Pemulihan Pasca-Bencana Sumatera digelar di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Sumber Foto: setkab.go.id)

Datateks.id, Jakarta — Sekretaris Kabinet atau Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan, Presiden Prabowo Subianto terus memantau secara langsung perkembangan pemulihan di wilayah Sumatra yang terdampak bencana banjir. Hal itu dikemukakan Seskab Teddy kepada wartawan usai rapat koordinasi bersama Satgas Penanganan Bencana dan jajaran kementerian terkait di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.

“Bapak Presiden terus memantau perkembangan pemulihan daerah bencana dan ingin seluruh satgas serta menteri terkait menyampaikan update secara berkala kepada publik,” ujar Teddy, dilansir laman resmi Sekretariat Kabinet RI yang disitat datateks pada Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: Bertemu Menpora Malaysia, Erick Thohir Bahas Ketatnya SEA Games 2027 hingga Dana Pensiun Atlet

Memasuki dua bulan pascabencana, menurut Seskab Teddy, pemerintah mencatat sejumlah capaian signifikan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Seskab menyebut hasil kerja cepat tersebut adalah kolaborasi pemerintah bersama TNI, Polri, relawan, dan masyarakat.

Dalam sektor hunian, Teddy menjelaskan, sebanyak 5.500 rumah telah rampung dibangun dalam kurun waktu dua bulan. 1.500 rumah di antaranya telah selesai dalam satu bulan pertama masa pemulihan.

Di sektor infrastruktur, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan 98 jembatan di seluruh provinsi terdampak. Selain itu, 99 ruas jalan nasional yang sebelumnya terputus atau tidak dapat dilalui kini sudah kembali berfungsi.

Sementara di bidang kesehatan, masih menurut Teddy, sebanyak 87 rumah sakit dan 867 puskesmas yang sebelumnya terdampak kini telah kembali melayani masyarakat. Seskab menyebut sebagian besar fasilitas kesehatan tersebut bahkan sudah beroperasi kembali sejak satu bulan lalu.

“Sekolah sudah hampir 100% dari Pak Menteri Dikdasmen, kemudian pasar sudah beroperasi, rantai ekonomi sudah berjalan di seluruh wilayah,” Seskab Teddy memaparkan.

Seskab menekankan pula, pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam memastikan data penerima bantuan akurat dan tepat sasaran. Apalagi, Presiden tidak ragu untuk memberikan dukungan penuh agar bantuan segera diterima masyarakat.

Menjelang bulan Ramadhan yang tinggal seminggu lagi, Presiden juga memberi perhatian khusus terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Terutama di wilayah terdampak bencana.

Seskab menambahkan, percepatan pemulihan ini dapat tercapai berkat kerja sama seluruh elemen. Mulai dari pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, relawan, hingga dukungan publikasi dari media.

“Ke depan, kemajuan akan terus kita capai secepat mungkin,” Seskab Teddy Indra Wijaya memungkasi. (DTT)