EKONOMIHEADLINENASIONAL

ASEAN Percepat Pengurangan Kesenjangan Pembangunan Lewat 120 Proyek IAI

×

ASEAN Percepat Pengurangan Kesenjangan Pembangunan Lewat 120 Proyek IAI

Sebarkan artikel ini
Sejumlah anggota ASEAN dalam pertemuan ke-78 Initiative for ASEAN Integration (IAI)
Sejumlah anggota ASEAN dalam pertemuan ke-78 Initiative for ASEAN Integration (IAI)

Datateks.id – Negara-negara Asia Tenggara terus memperkuat kerja sama untuk mengurangi kesenjangan pembangunan di kawasan.

Hingga kini, sebanyak 120 proyek pembangunan telah berjalan melalui program Initiative for ASEAN Integration (IAI).

Perkembangan tersebut dibahas dalam pertemuan ke-78 Satuan Tugas IAI yang digelar di Sekretariat ASEAN.

Baca Juga: Demokrat: Konflik AS–Israel vs Iran Berpotensi Picu Kenaikan Harga Pupuk dan Tekan Petani

Noy Choumneanh, Perwakilan Tetap Kerajaan Kamboja untuk ASEAN sekaligus Ketua IAI Task Force tahun 2026, langsung memimpin pertemuan tersebut.

Anggota Satuan Tugas IAI dari seluruh negara ASEAN serta perwakilan Sekretariat ASEAn hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan itu, para peserta meninjau perkembangan berbagai proyek yang berjalan melalui IAI Work Plan IV (2021–2025).

Proyek tersebut untuk membantu mengurangi kesenjangan pembangunan di antara negara-negara ASEAN serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di kawasan.

Baca Juga: Koplo Bertemu K-Pop: Film AKDK Jalani Syuting di Korea Selatan

Bagi proyek yang belum selesai dalam program Work Plan IV akan tetap berlanjut hingga pertengahan 2026.

Tujuannya adalah agar seluruh target program dapat tercapai secara optimal.

Selain itu, para anggota Satgas juga menyepakati tiga proyek baru sehingga total proyek mencapai 120 buah.

Proyek-proyek tersebut mencakup sekitar 87,5 persen dari seluruh agenda strategis dalam Work Plan IV dan tersebar di berbagai bidang pembangunan di kawasan Asia Tenggara.

Selain meninjau capaian program sebelumnya, para anggota Satuan Tugas IAI juga membahas penyusunan IAI Work Plan V (2026–2030).

Program baru ini akan selaras dengan ASEAN Economic Community Strategic Plan 2026–2030 yang menjadi kerangka utama penguatan kerja sama ekonomi ASEAN.

Baca Juga: Ketua Banggar: Belum Ada Pembahasan Pelebaran Defisit di Atas 3 Persen PDB di Banggar DPR

Sejumlah proyek yang belum selesai dalam Work Plan IV akan dilanjutkan dalam Work Plan V untuk memastikan keberlanjutan program pembangunan di kawasan.

Melalui program tersebut, ASEAN menegaskan komitmennya untuk memperkuat solidaritas kawasan sekaligus mendorong pembangunan yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan di Asia Tenggara.