DAERAHHEADLINENASIONALPERISTIWA

BNPB: Penanganan Akses Jalan Perlancar Distribusi Bantuan Warga Terdampak Bencana di Sumbar

×

BNPB: Penanganan Akses Jalan Perlancar Distribusi Bantuan Warga Terdampak Bencana di Sumbar

Sebarkan artikel ini
Pembukaan akses jalan menggunakan alat berat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). (Foto: Dok. Humas BNPB)
Pembukaan akses jalan menggunakan alat berat di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). (Foto: Dok. Humas BNPB)

Datateks.id, Padang — Penanganan darurat bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem masih terus berlangsung di 3 provinsi di Sumatera, termasuk di Sumatera Barat atau Sumbar. Selain pertolongan dan pencarian korban, Badan Nasional Peanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar) memprioritaskan juga pendistribusian bantuan kepada warga di seluruh wilayah terdampak.

Penanganan akses yang masih tertutup material longsor diupayakan untuk dibuka segera. Hal itu disampaikan Direktur Dukungan Infrastruktur Darurat BNPB Andria Yuferryzal saat berada di Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumbar, Minggu, 30 November 2025. Yufferyzal menjelaskan, harapannya kendaran roda dua dapat menembus jalan untuk mobilitas warga setempat.

Baca Juga: BPBD Sumbar: 163 Orang Meninggal Dunia, 111 Terluka, 114 Masih Hilang Akibat Bencana Hidrometeorologi

Dampak kerusakan akibat banjir bandang di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2024). (Foto: Dok. Humas BNPB)
Dampak kerusakan akibat banjir bandang di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2024). (Foto: Dok. Humas BNPB)

“Di Agam ada dua daerah yang terisolir, satu di Des Aia Hubarang dan di Malalak Timur ini,” ujar Yufferyzal, dalam keterangan tertulis yang diterima datateks pada Senin (1/12/2025).

Sebelumnya, pemerintah kabupaten setempat telah mengerahkan dua alat berat. Pada Minggu, BNPB menambah dua alat berat untuk membuka akses jalan. Yufferyzal menyampaikan penanganan akses di Malalak Timur tersebut penuh tantangan karena medan yang curam.

Direktur Dukungan Infrastuktur Darurat BNPB Andria Yuferryzal meninjau dampak kerusakan di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2024). (Foto: Dok. Humas BNPB)
Direktur Dukungan Infrastuktur Darurat BNPB Andria Yuferryzal meninjau dampak kerusakan di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2024). (Foto: Dok. Humas BNPB)

Hal senada mengenai akses jalan disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat memimpin rapat koordinasi di tingkat provinsi pada Minggu, 30 November 2025.

Buat mempercepat proses distribusi bantuan, Gubernur Mahyeldi mengatakan akan melakukan percepatan penanganan jalur dan akses yang masih putus. Satu-satunya jalur yang bisa dilewati dari Kota Padang menuju ke kabupaten atau kota yang terdampak saat ini adalah melalui jalur timur, yakni melalui Kabupaten Solok.

“Saat ini seluruh OPD sudah turun ke lapangan untuk melakukan percepatan penanganan akses yang terputus. Minimal sepeda motor bisa lewat, kalu sudah sepeda motor, mobil baru lewat. Penanganan jalur ini juga sekaligus untuk mempercepat mobilisasi bantuan,” Mahyeldi menjelaskan.

Upaya pencarian korban hilang di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). (Foto: Dok. Humas BNPB)
Upaya pencarian korban hilang di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). (Foto: Dok. Humas BNPB)

Pembukaan akses tersebut sangat terkait dengan jaringan transportasi dan jaringan logistik. Ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.

Dengan adanya akses yang masih terputus, pemerintah daerah setempat menggunakan pengiriman jalur udara. Saat ini BNPB menyiagakan helikopter untuk pengiriman bantuan dalam dua hingga tiga hari ke depan. Sedangkan kemarin atau Minggu, helikopter TNI AU telah melakukan pengiriman bantuan sebanyak 2 sorti di wilayah Kabupaten Agam. (DTT/Ans)