DAERAHHEADLINENASIONALPERISTIWA

Data Terbaru BNPB: Korban Meninggal Dunia Bencana Sumatera Bertambah Jadi 1.140 Jiwa, 163 Warga Masih Hilang

×

Data Terbaru BNPB: Korban Meninggal Dunia Bencana Sumatera Bertambah Jadi 1.140 Jiwa, 163 Warga Masih Hilang

Sebarkan artikel ini
Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari menggelar konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (28/12/2025). (Tangkapan layar saluran resmi BNPB di YouTube)
Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari menggelar konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (28/12/2025). (Tangkapan layar saluran resmi BNPB di YouTube)

Datateks.id, Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB kembali melaporkan data terbaru mengenai penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang menerjang 3 provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Jumlah korban meninggal dunia terkonfirmasi menjadi 1.140 jiwa atau bertambah 2 jenazah dari hari sebelumnya

“Hari ini, Tim SAR gabungan menemukan 2 jasad korban di Bener Meriah dan Aceh Utara. Atas kejadian tersebut, kami menyampaikan doa, simpati, dan belasungkawa yang mendalam. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun,” ucap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatinkom) BNPB Abdul Muhari, dalam konferensi pers secara daring, Minggu, 28 Desember 2025, melalui saluran resmi BNPB di YouTube.

Baca Juga: Tok! Kemenhaj Beri Kelonggaran Pelunasan bagi Jemaah Haji Terdampak Bencana di Sumatera

Muhari menjelaskan, hingga Minggu, korban meninggal dunia berdasarkan rekapitulasi dari 3 provinsi itu menjadi 1.140 jiwa. “Upaya pencarian masih diteruskan, kita harapkan ini sudah menuju titik akhir.”

Adapun korban yang belum ditemukan atau masih berstatus hilang ada 163 orang. “Ini masih akan terus dilakukan pencarian hingga bisa menekan angka korban hilang sekecil mungkin,” Muhari menambahkan.

Lebih detail, korban meninggal dunia di Aceh tercatat ada 513 jiwa, 31 masih hilang, dan 377.853 orang mengungsi. Di Sumut tercatat 365 jiwa meninggal dunia, 60 masih dinyatakan hilang, dan 11.384 orang mengungsi.

Sementara di Sumbar, sebanyak 262 meninggal dunia dan 72 masih hilang. Selain itu, 9.935 orang masih mengungsi.

Lebih jauh Muhari mengatakan, sebanyak 19 kabupaten atau kota yang tersebar di 3 provinsi terdampak banjir dan longsor telah menetapkan fase transisi darurat.

“Sejumlah kemajuan telah dicapai, antara lain perbaikan akses jalan, pembersihan fasilitas umum, fasilitas sosial, fasilitas pendidikan, dan tempat ibadah,” Muhari menjelaskan. (DTT/Ans)