BOLAHEADLINEKOMPETISIOLAHRAGA

IBL 2026 Resmi Bergulir, Menpora Erick Harapkan Jadi Motor Penggerak Industri Olahraga Tanah Air

×

IBL 2026 Resmi Bergulir, Menpora Erick Harapkan Jadi Motor Penggerak Industri Olahraga Tanah Air

Sebarkan artikel ini
Menpora Erick Thohir melakukan tip-off atau jump ball sebagai tanda dibukanya Indonesian Basketball League (IBL) musim 2026. (Sumber Foto: Herry/kemenpora.go.id)
Menpora Erick Thohir melakukan tip-off atau jump ball sebagai tanda dibukanya Indonesian Basketball League (IBL) musim 2026. (Sumber Foto: Herry/kemenpora.go.id)

Datateks.id, Tangerang — Indonesian Basketball League atau IBL kembali bergulir. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, melakukan tip-off atau jump ball sebagai tanda dibukanya Indonesian Basketball League (IBL) musim 2026 di Dewa United Arena, Tangerang, Banten, Sabtu, 10 Januari 2026.

Kompetisi basket tertinggi di Tanah Air ini memiliki peran penting dalam perkembangan industri olahraga di Indonesia. Sebab, berhasil menyatukan pertandingan yang kompetitif, hiburan, bisnis, dan teknologi. Sekaligus pemberdayaan masyarakat yang berdampak pada pergerakan roda ekonomi.

Boleh dibilang, kehadiran IBL setiap tahunnya berhasil menciptakan lapangan kerja di berbagai sektor. Bukan hanya untuk mereka yang terlibat langsung dalam kompetisi seperti atlet, pelatih, dan ofisial pertandingan. Namun, juga para pendukung kelancaran acara. Mulai dari event organizer, media hingga industri kreatif dan UMKM.

Baca Juga: Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji, Begini Respons Gus Yahya

Kehadiran pertandingan yang menerapkan sistem home and away di berbagai kota juga mendorong perputaran ekonomi lokal melalui sektor transportasi, perhotelan, kuliner, dan pariwisata. Ditambah lagi animo para penonton yang semakin tahun semakin meriah memenuhi arena tuan rumah. Termasuk juga penonton di rumah yang rela merogoh kocek untuk melihat konten berbayar pertandingan IBL di platform digital. Semua itu menunjukkan besarnya pengaruh IBL dalam memperkuat ekosistem industri olahraga.

“Saya mengapresiasi IBL yang semakin tahun semakin menunjukkan statusnya. Bukan hanya sebagai kompetisi tertinggi basket tanah air, tetapi juga menjadi motor penggerak industri olahraga. Antusiasme penontonnya luar biasa, bahkan yang tidak ke stadion rela untuk berlangganan demi menonton pertandingan di platform digital,” ujar Menpora Erick, dilansir laman resmi Kemenpora yang disitat datateks pada Minggu (11/1/2026).

Menpora menambahkan, IBL memang menjadi pionir dalam menyatukan olahraga dengan hiburan dan bisnis. “Dampak ekonominya besar dan dirasakan oleh berbagai sektor mulai dari industri kreatif sampai para pengusaha UMKM.”

Laga pembuka IBL 2026 mempertemukan juara musim lalu Dewa United Banten melawan Pelita Jaya Basketball di Dewa United Arena, Tangerang, Banten, Sabtu (10/1/2026). (Sumber Foto: Herry/kemenpora.go.id)
Laga pembuka IBL 2026 mempertemukan juara musim lalu Dewa United Banten melawan Pelita Jaya Basketball di Dewa United Arena, Tangerang, Banten, Sabtu (10/1/2026). (Sumber Foto: Herry/kemenpora.go.id)

Setelah ring ceremony dimulailah laga pembuka mempertemukan juara musim lalu Dewa United Banten melawan Pelita Jaya Basketball. Laga tersebut menjadi simbol dimulainya musim baru dengan rivalitas yang kuat dan menampilkan permainan kelas atas.

Duel Dewa United Banten kontra Pelita Jaya Basketball pun berlangsung sengit, mencerminkan tingginya kualitas kompetisi IBL musim ini. Hasilnya Pelita Jaya berhasil mengalahkan Dewa United 98-82.

Sebelumnya, Direktur Utama atau Dirut IBL Junas Miradiarsyah menyampaikan jika IBL musim 2026 menjadi momentum penting bagi liga untuk membangun kedekatan yang lebih kuat dengan para penggemar.

“Kedekatan antara liga dan masyarakat menjadi hal utama yang ingin kami bangun pada musim ini. Kami ingin menghadirkan liga yang dapat dinikmati dengan mudah, baik di arena maupun melalui berbagai platform,” ucap Junas. (DTT)