DAERAHEKONOMIHEADLINEPERISTIWA

Pasca-Banjir Aceh Tamiang, Pasar Kuala Simpang Kembali Berdenyut

×

Pasca-Banjir Aceh Tamiang, Pasar Kuala Simpang Kembali Berdenyut

Sebarkan artikel ini
Aktivitas di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, kembali berdenyut setelah sempat terhenti saat banjir besar melanda pada akhir November 2025. (Foto: Dok. BNPB)
Aktivitas di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, kembali berdenyut setelah sempat terhenti saat banjir besar melanda pada akhir November 2025. (Foto: Dok. BNPB)

Datateks.id, Aceh Tamiang — Aktivitas di Pasar Kuala Simpang kembali terlihat. Denyut perekonomian di pusat keramaian Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, itu sempat terdiam setelah banjir besar melanda pada akhir November 2025.

Ketika itu, lumpur dan sampah menutupi hampir seluruh area pasar. Namun, personel TNI dan para relawan bahu-membahu membersihkan sisa banjir, membuka kembali akses agar aktivitas warga bisa berjalan.

Baca Juga: Resmikan Kilang Raksasa RDMP Balikpapan Senilai Rp123 Triliun, Presiden Prabowo Ingatkan Ini

Dua pekan berlalu, pasar yang berdiri sejak 1982 ini mulai menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Kini, suasana pasar kian ramai. Aktivitas jual beli kembali berlangsung, meski bekas banjir masih terlihat dan proses pemulihan belum sepenuhnya selesai.

Aktivitas di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, kembali berdenyut setelah sempat terhenti saat banjir besar melanda pada akhir November 2025. (Foto: Dok. BNPB)
Aktivitas di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, kembali berdenyut setelah sempat terhenti saat banjir besar melanda pada akhir November 2025. (Foto: Dok. BNPB)

“Kebutuhan pokok seperti sembako, sayur, buah, hingga pakaian kini mudah ditemui dengan harga yang relatif normal,” demikian keterangan tertulis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang disitat datateks pada Rabu (14/1/2026).

Pantauan BNPB, banyak pedagang yang kembali berjualan meski mereka sendiri juga menjadi penyintas banjir. Stabilnya harga diharapkan dapat membantu memulihkan daya beli masyarakat yang sempat terdampak.

Menariknya, sejumlah sayuran seperti cabai didatangkan dari Takengon, daerah yang juga tengah berjuang pulih dari bencana. Permintaan yang terus ada diharapkan bisa ikut membantu roda perekonomian warga di sana.

Aktivitas di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, kembali berdenyut setelah sempat terhenti saat banjir besar melanda pada akhir November 2025. (Foto: Dok. BNPB)
Aktivitas di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, kembali berdenyut setelah sempat terhenti saat banjir besar melanda pada akhir November 2025. (Foto: Dok. BNPB)

Bukan hanya itu. Daging dan ikan segar juga sudah tersedia di blok belakang pasar. Akses menuju area ini telah dibersihkan agar aktivitas jual beli tetap aman dan nyaman.

Sementara pembersihan bagian dalam pasar masih berlangsung, sebagian pedagang memilih berjualan di luar area pasar. Setelah seluruh proses rampung, Pasar Kuala Simpang akan ditata kembali agar lebih tertib dan kembali menjadi ruang ekonomi yang hidup bagi masyarakat. (DTT)