HEADLINENASIONALPERISTIWA

Presiden Prabowo Diagendakan Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama

×

Presiden Prabowo Diagendakan Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Sabtu, 7 Februari 2026, untuk kunjungan kerja ke Jawa Timur (Foto: Dok. BPMI Setpres/Muchlis Jr)
Presiden Prabowo bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Sabtu, 7 Februari 2026, untuk kunjungan kerja ke Jawa Timur (Foto: Dok. BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Datateks.id, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menggelar kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur. Pesawat yang membawa Kepala Negara berserta rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu, 7 Februari 2026, pukul 17.30 WIB.

Setibanya di Jawa Timur, merujuk laman resmi Presiden Ri yang disitat datateks pada Minggu (8/2/2026), Presiden Prabowo akan menggelar sejumlah pertemuan pada Sabtu malam. Hari ini, Presiden diagendakan menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan diikuti oleh lebih dari 100 ribu jemaah.

Untuk diketahui, Mujahadah Kubro sebagai simbol kekuatan dan refleksi NU untuk menjadi kekuatan sosial keagamaan bangsa. Bukan hanya itu. Kehadiran Presiden pada kesempatan ini menjadi simbol kehadiran negara dalam memperkokoh sinergi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga stabilitas sosial. Serta mendorong kemajuan bangsa di tengah tantangan global.

Baca Juga: Presiden Siapkan Lahan 4 Ribu Meter di Bundaran HI untuk Gedung MUI dan Lembaga Umat Islam

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Jawa Timur, yakni Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Luar Negeri Sugiono. Termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Sejumlah pejabat tampak pula melepas keberangkatan Presiden. Di antaranya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, dan Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi. (DTT)