Datateks.id, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto tiba kembali di Tanah Air usai merampungkan rangkaian lawatan luar negerinya ke tiga negara sahabat, yaitu Inggris, Swiss, dan Prancis. Pesawat yang membawa Kepala Negara beserta rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu, 24 Januari 2026 sekitar pukul 17.30 WIB.
Turut hadir menyambut Presiden di Lanud Halim Perdanakusuma, yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Serta, Kepala BIN Jenderal TNI Purn. Muhammad Herindra dan Kepala Sekretaris Pribadi Rizky Irmansyah.
Baca Juga: Longsor Terjang Kabupaten Bandung Barat, 8 Warga Meninggal Dunia, 82 Orang Hilang
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan sejumlah hasil konkret yang dibawa Presiden Prabowo Subianto usai merampungkan lawatan kenegaraan ke Inggris, Swiss, dan Prancis, selama 5 hari. Menurut Teddy, kunjungan luar negeri tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, mulai dari investasi hingga kerja sama internasional.
“Menutup lawatan 5 hari di luar negeri, Presiden membawa pulang oleh-oleh beberapa hasil konkret,” ujar Teddy, diunggah akun Instagram Sekretariat Kabinet Republik Indonesia yang dikutip datateks pada Minggu (25/1/2026).
Berikut 6 hasil konkret kunjungan 5 hari Presiden Prabowo di 3 negara:
1. Investasi bidang maritim sebesar 4 miliar poundsterling (sekitar 90 triliun rupiah) dengan Inggris.
2. Pembangunan 1.582 kapal ikan yang akan diproduksi di Tanah Air dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 600.000 orang.
3. Kerja sama pendidikan dengan 24 universitas terbaik di Inggris Raya, khususnya di bidang kedokteran dan Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM).
4. Bergabung dalam Board of Peace (BOP), sebagai langkah konkret Indonesia dalam perdamaian di Gaza yang saat ini sudah signifikan dalam pemulihan konflik.
5. Menyampaikan konsep ekonomi “Prabowonomics” dalam World Economic Forum yang dihadiri 65 Kepala Negara dan 1.000 CEO perusahaan besar dunia.
6. Peningkatan kerja sama nyata dengan Pemerintah Prancis di berbagai sektor strategis. (DTT)












