DAERAH

FAH UIN IB Padang Sabet 3 Juara di ADIA FEST 2026

f X WA

Datateks.id, Cirebon – Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Imam Bonjol Padang meraih Juara Umum ADIA FEST 2026. FAH UIN Imam Bonjol meraih prestasi itu lewat lomba manuskrip, seni, dan produk digital.

Ajang tersebut digelar di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, 21–25 Juli 2026 dengan peserra mahasiswa dari PTKIN dan PTKIS se-Indonesia.

FAH UIN Imam Bonjol Padang meraih tiga Juara 1. Kontingen ini juga membawa pulang empat Juara 2 dan satu Juara 3.

Selain itu, FAH UIN IB Padang mendapat penghargaan khusus Excellence Manuscript Conservation PTKIN-PTKIS se-Indonesia.”

FAH UIN IB Padang mendapatkan penghargaan tersebut atas kontribusi dalam pelestarian naskah kuno. Capaian itu melengkapi kemenangan mahasiswa dalam berbagai lomba digital.

Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Ahmad Safarizal berhasil meraih juara 1 dalam lomba film animasi.

Kemudian Rabiul Farra Tazkiyatun dari BSA juga menyabet juara 1 dalam lomba video podcast. Sementara Nur Hafizah, mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) memboyong gelar juara dari lomba baca puisi.

Pada posisi Juara 2, Rizka Mariska dari Ilmu Perpustakaan meraih kemenangan dalam Lomba Video Vlog.

Silmi Lailatul Fajri dari BSA meraih Juara 2 Lomba Baca Berita. Saskia Artamila dari BSA meraih Juara 2 Lomba Komik Ekoteologi.

Baca Juga: Presiden Prabowo diminta Segera Teken Draf Perpres RAN HAM, Mensesneg: Saya Cek, Jadi Catatan Kita

Juara 2 Lomba Dubbing Contest diraih Salma Salsabila dari BSA.

Sementara itu, Nadira Nurul Izzah dari Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) meraih Juara 3 Lomba Komik Ekoteologi.

Capaian tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa FAH dalam berbagai bidang. Mulai dari sastra, penyiaran, film animasi, podcast, vlog, komik, hingga dubbing.

Prestasi itu juga memperlihatkan bahwa kajian adab dan humaniora tidak hanya berkaitan dengan naskah lama. Keilmuan tersebut juga dapat dikembangkan melalui karya digital.

Dekan FAH UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Taufiqurrahman, M.Hum., mengapresiasi prestasi mahasiswa dan tim pendamping.

Menurutnya, gelar Juara Umum dan penghargaan konservasi manuskrip menjadi bukti keunggulan FAH UIN Imam Bonjol Padang.

Baca Juga: Ketika Jempol Lebih Cepat dari Etika

“Gelar Juara Umum ini serta penghargaan di bidang keahlian manuskrip membuktikan keunggulan FAH UIN Imam Bonjol Padang, baik dari sisi integrasi keilmuan, pelestarian tradisi intelektual Islam Nusantara, maupun kreativitas digital para mahasiswa,” kata Prof. Taufiqurrahman, Sabtu (25/7).

Ia mengatakan, FAH terus mendorong pengembangan tradisi adab dan humaniora. Tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global.

“Ini adalah wujud nyata komitmen kita untuk terus memajukan tradisi adab dan humaniora di kancah nasional hingga global,” ujarnya.

Wakil Dekan III FAH UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Erman, M.Ag., mengatakan prestasi tersebut merupakan hasil pembinaan yang konsisten.

Fakultas, kata dia, terus memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakat. Mahasiswa juga didorong berani tampil dalam berbagai kompetisi.

“Pencapaian ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung bakat dan minat mahasiswa, sekaligus menyiapkan mereka agar dapat percaya diri untuk berkompetisi di level internasional,” kata Dr. Erman dari Cirebon.

ADIA FEST 2026 mengusung tema Dakwah, Ilmiah, dan Aksi.” Ajang ini menjadi ruang kompetisi bagi mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora dari berbagai perguruan tinggi Islam di Indonesia.

Keberhasilan tersebut menempatkan FAH UIN Imam Bonjol Padang sebagai Juara Umum. Prestasi ini sekaligus mempertemukan dua kekuatan FAH, yaitu pelestarian manuskrip dan kreativitas digital mahasiswa.

Muhammad Nasir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *